Menilik Pantai Goa Cina

Veröffentlicht: Dezember 22, 2012 in Indonesia, Malang Exkursion 2012

Oleh : Mentari Ayu Diana Putri, Susiani, Zulham Ismail

 

Hamparan pasir putih yang luas, batu karang tinggi menjulang ke atas langit dan ombak- ombak besar yang saling berkejaran, itulah salah satu ciri dari pantai Goa Cina. Pantai yang terletak di Dusun Trowotratih, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang ini sangatlah indah. Pemandangan yang ditawarkan masih asri dan alami. Pulau- pulau kecil di tengah pantai ikut menghiasi keindahan pantai Goa Cina ini. Cukup dengan 5000 rupiah per orang, anda sudah masuk area pantai dan menikmati pemandangan disana. Selain itu anda juga dapat masuk ke goa cina.

Goanya tidak cukup besar. Di dalamnya terdapat lubang yang bisa dimasuki, tetapi anda harus merangkak sejauh 500 meter dan anda akan menemukan kubangan air di dalamnya. “Saya pernah masuk ke dalam goa itu. Tetapi saat ingin memasuki lobang goa, saya dan teman saya tiba- tiba megurungkan niat untuk masuk, takut- takut ada buaya dan semacamnya”, ucap salah seorang pengunjung goa.

Perjalanan menuju tempat ini dari kota Malang memakan waktu satu hingga dua jam. Anda dapat menggunakan kendaraan umum. Dimulai dengan angkot kode LG arah gadang yang bisa anda temukan di terminal arjosari. Setelah sampai di daerah gadang, carilah bus arah dampit dan turunlah di daerah Talok Manjing. Kemudian dilanjut dengan menaiki angkot warna biru arah Sumberwanjing Wetan. Biaya untuk angkotnya jauh-dekat berkisar 2500 hingga 3000 rupiah dan untuk bus berkisar antara 4000 hingga 5000 rupiah. Tetapi disarankan untuk naik kendaraan pribadi saja karena angkot biru arah Sumberwanjing Wetan tidak membawa anda sampai spot, melainkan hanya sampai gapura bertuliskan pantai Goa Cina. Anda masih harus menempuh 1.5 km lagi untuk sampai di Pantai Goa Cina. Untuk transport tidak ada. Maka dari itu lebih baik untuk naik kendaraan pribadi atau menyewa.

Selama perjalanan menuju pantai Goa Cina, anda akan disambut oleh pemandangan alam dari pegunungan kapur yang sangat indah. Selain itu jalanan yang masih belum di aspal, akan cukup membuat perut anda terguncang dengan dahsyatnya, karena akses jalan yang memang susah dan tanjakan yang tajam.

Sayangnya pantai ini masih belum ramai pengunjung karena masih belum dikenal banyak orang. Orang –orang lebih mengenal pantai tetangga, misalnya pantai Balekambang, Sendang Biru dan Kondang Merak yang letaknya bertetangga dengan pantai Goa Cina. Pengunjung yang datang kebanyakan berasal dari kota Surabaya. Mereka camping di pinggir- pinggir pantai sambil bakar- bakar ikan. Aktivitas bersantai sambil menikmati makanan ini cukup diminati para pengunjung.

Asal muasal dijuluki pantai Goa Cina bermula dari seorang pertapa keturunan Cina pada tahun 1950 yang menemukan pantai ini. Karena di sekeliling pantai terdapat banyak goa, maka tersebutlah pantai ini dengan nama pantai Goa Cina.

Ombak yang besar, derasnya arus, dan kedalaman laut yang curam membuat para pengunjung yang datang tidak diperkenankan untuk berenang. Pantai ini merupakan pantai yang terletak di garis selatan. Maka dari itu ombaknya pun sangat besar dan deras.

Murni, wanita kelahiran tahun 1954 yang sehari- hari berjualan es degan, kaos- kaos, dan jajanan lainnya di sekitar pantai mengatakan bahwa pantai ini tidak hanya digunakan untuk wisata rekreasi tetapi juga tempat bertapa. Masih ada pengunjung yang bertapa di dalam goa itu dan tak lain hanyalah untuk mencari wangsit. Tidak hanya pada bulan suro, melainkan hari- hari biasa banyak orang datang untuk bertapa di malam hari di dalam goa cina. Mereka membawa dupa, buah- buahan, dan sesajen. Biasanya mereka menginap di rumah Bu Murni. Untuk biaya penginapannya, janda dengan 3 orang anak ini tak bisa mematok harga. Beliau mengatakan seikhlasnya saja.

Di sekitar pantai dihuni oleh sekitar 48 kepala keluarga, termasuk keluarga dari ibu Murni sendiri. Mereka bergotong royong untuk menyiapkan fasilitas umum seperti kamar mandi untuk pengunjung pantai. Mereka menggunakan uang dari biaya masuk untuk memperbaiki semuanya. Termasuk perbaikan jalan masih diusahakan karena uangnya pun masih belum terkumpul banyak. Belum ada kabar dari pihak Pemerintah Kabupaten untuk memberikan dana perbaikan.

Sayangnya pantai yang terbilang indah ini, tidak mendapat perhatian yang serius dari pemerintah. Akses jalannya pun masih harus diperbaiki dan fasilitas umumnya pun harus dilengkapi agar tempat ini benar- benar layak mendapat gelar sapta pesona. Tujuannya tak lain adalah untuk menambah aset pendapatan daerah.

Kommentare
  1. sawarna sagt:

    tempat nan indah dan bagus

Schreibe einen Kommentar

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s