Makanan Khas Tanah Rencong

Veröffentlicht: Oktober 21, 2012 in Indonesia

Oleh: Risky Oktavianti P.

(Mahasiswi Sastra Jerman Univ. Negeri Malang)

AYAM TANGKAP KHAS ACEH

Masakan khas Aceh Besar „ayam tangkap“ dipatenkan karena melihat kenyataan semakin banyaknya pedagang makanan yang mengatasnamakan ayam tangkap. „Proses ini untuk menjadikan makanan merek `Ayam Tangkap‘ ini sebagai ciri khas daerah Aceh,“ kata manager rumah makan Cut Dek, Win Akustia, di Banda Aceh, siang ini. Pemilik Rumah Makan Cut Dek, Haji Marzuki Budiman, sudah mendaftarkan merek masakan ini ke Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia yang nantinya menjadi hak paten rumah makan tersebut.

Ayam tangkap merupakan makanan khas Aceh Besar yang tampilannya berupa daging ayam yang dipotong kecil-kecil dan dihidangkan dengan tumpukan daun temurui (daun kari) dan pandan yang menutupi potongan ayam. Satu Porsi ayam tangkap cukup untuk 4 orang, dengan harga Rp.60.000 1 porsi. Makanan tersebut semakin populer pasca bencana alam tsunami dan menjadi salah satu makanan yang diminati bukan hanya warga Aceh tapi juga dari luar Aceh. Rumah Makan Ayam Tangkap Cut Dek pernah dipercayakan mewakili Aceh mengikuti pameran pekan produk budaya Indonseia, selain bidang usaha lainnya yang diadakan Menkokesra di Jakarta Convention Center, pada 2007.

Rumah makan yang buka dari pukul 09.00 WIB sampai 22.00 WIB ini berada di Jalan Lambaro-Banda Aceh, Meunasah Manyang, Pagar Air, Aceh Besar dan Jalan Panglima Nyak Makam, Lampineung, Banda Aceh. Omzet mencapai 3 juta per hari.

MIE ACEH RAZALI

Rasanya tidak lengkap berada di Aceh bila tidak menikmati Mie Aceh. Mie Aceh yang cukup terkenal adalah Mie Aceh Razali. Di sana yang paling ditawarkan adalah Mie Aceh Kepiting dan Mie Aceh Udang. Mienya disajikan dalam bentuk mie goreng, rebus, atau basah (tidak terlalu kering dan basah). Aromanya begitu menggoda dan menggairahkan. Rasanyan gabungan antara pedas dan sedikit manis. Kuahnya pun kental yang berasal dari rempah-rempah asli rahasia leluhur bangsa. Harga satu porsinya ialah Rp 25 ribu per posri. Mie Aceh Razalai sering dipadati pengunjung, terlebih di akhir pekan. Tak heran kedai makanan ini mempunyai omzet sekitar Rp 3-4 juta rupiah per hari. Alhasil, Anda tidak akan terpuaskan jika belum menyicipi sendiri citarasa Aceh dalam sepiring mie.

 

Mie RAZALI
Jl. T. P. Polem No. 83-85, Banda Aceh
Telp: 0651 – 7400174

Schreibe einen Kommentar

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s