Keindahan Raja Ampat

Veröffentlicht: Oktober 21, 2012 in Indonesia

Oleh: Alfaida Primadiansari

(Mahasiswi Sastra Jerman Univ. Negeri Malang)

 

Saya sebenarnya sangat memimpikan untuk berlibur ke wilayah kepalauan Raja Ampat. Saya terinspirasi setelah saya melihat liputan-liputan mengenai kepulauan Raja Ampat yang sangat menawan dan  memiliki pantai yg terdapat beraneka ragam biota laut. Salah satunya liputan disebuah blog milik Dinda yang menceritakan liburannya di Raja Ampat. Kisahnya :

Dinda,  wanita  yang sangat menggemari olahraga menyelam ini, dari tahun lalu dia menabung bersama teman-temannya agar bisa berlibur meluncur ke Wayag, suatu pulau yang ada di wilayah kepulauan Raja Ampat, Papua. Kepulauan Wayag merupakan ikon Raja Ampat yang terdiri dari beberapa pulau kecil yang indah apabila dilihat dari atas.

Maka berangkatlah Dinda  bersama teman- temannya untuk liburan dan  melepas sejenak kehidupan di Jakarta dan bertemulah  dengan 5 orang teman baru yang bekerja di Freeport. Dan akhirnya berkumpul 12 orang penyelam yang bersiap mengeksplorasi perairan timur Indonesia. Mereka semua mengarungi kepulauan raja ampat dengan menggunakan kapal rakyat dg biaya Rp 120.000 per orang (berlayar tiap hari sekitar pukul 14.00 WIT). Perjalanan dengan kapal rakyat dari Sorong menuju Raja Ampat perlu waktu sekitar dua jam, ditengah lautan yang tak ada sinyal, mereka semua menikmati perjalanan dengan berinteraksi dengan sesama penghuni kapal, tertawa riang gembira, saling menunjukan keindahan alam sampai sharing pengalaman  masing- masing.

Disana Dinda disuguhi pemandangan alam yang indah luar biasa, mulai dari laut biru , pantai yang bersih tanpa polusi dan berpasir putih, keindahan bawah laut sampai pemandangan kepulauan Raja Ampat dari bukit yang curam dan butuh waktu kurang lebih 30 menit untuk menanjakinya. Di kepulauan Raja Ampat tekenal dengan lokasi penyelaman yang sangat luas dan beragam keindahan terumbu karang yang bervariasi. Untuk diving , Snorkeling harus menyewa speedboat (dengan kaca dibawah) sekitar Rp 8 juta per hari dengan kapasitas 20 orang per kapal dan  sudah bisa berlayar ke Raja Ampat selama 12 jam penuh pada siang hari. Selain itu di Raja Ampat terdapat juga 5 pulau yang berdekatanyang sering dikunjungi para wisatawan, mulai dari selat Dampir, Pulau Pensil, Gua Karang yg ada tengkorak makam leluhur Raja Ampat , sampai ke Kepulauan Wayag.Oh ya untuk masalah buah tangan, oleh-oleh khas Sorong adalah keripik talas atau keladi, roti abon gulung dari ikan tuna, dan ikan budara bakar. Untuk suvenir, di Kampung Baru, Sorong, banyak dijumpai toko yang menjual batik khas Papua, seperti corak panah, burung cendrawasih, dan tifa. Suvernir berupa koteka dan ukir-ukiran Asmat juga dapat Anda jumpai di beberapa toko suvenir di Sorong.

Dinda dan teman- temannya menginap disebuah resor dengan tarif Rp 2 juta per orang per kamar. Kamarnya memang indah dengan pemandangan pantai dan laut lepas kebiruan yang bisa dilihat dari dari jendela dan pintu. Fasilitas makan, tidur, dan pemandu untuk diving diberikan bagi tamu yang menginap di resor tersebut. Kebersihan kamar dan resornya sangat terjaga. Sekali-sekali ada burung bangau laut yang berjalan di resor.

Liburan ini bagi dinda adalah liburan yang paling menyenangkan dari liburan sebelumnya. Dia bertemu teman-teman baru yg memberi cerita dan pengalaman baru. Selain bertemu dengan orang2 baru, melakukan kegiatan yang disukai dan beraktivitas yang lain dari hari2 biasa membuat jiwa lebih segar dan siap untuk menghadapi rutinitas berikutnya.

Schreibe einen Kommentar

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s