The Night of the Museums

Veröffentlicht: Februar 18, 2012 in Schwiiz Info

Ibukota Swiss, Bern, pada hari Jumat malam (18/3) yang lalu terasa lain dari hari-hari biasanya. Lampu warna-warni bisa kita lihat di sudut kota. Berjalan mulai dari stasiun utama menyusuri kota tua, balai kota, istana kepresidenan hingga ke ujung kota suasana sangat meriah. Pada malam ini ada sebuah agenda wisata tahunan bernama „Museumsnacht“ (Museum di malam hari). Tahun ini „Museumsnacht“ telah menginjak usianya yang ke delapan.

Dengan membeli tiket seharga 25 Swiss Franc kita dapat mengunjungi semua museum yang ada di kota Bern mulai pukul 18.00 hingga 02.00 dini hari. Di kota Bern terdapat banyak museum menarik yang dapat dikunjungi, mulai dari museum seni, sejarah, transportasi, komunikasi, museum pegunungunan Alpen, psikiatri, hingga rumah Albert Einstein dan masih banyak lagi.

Animo masyarakat sekitar ataupun dari luar kota bahkan turis mancanegara untuk mengunjungi museum-museum tersebut memang sangat tinggi. Dari museum kita memang dapat belajar banyak hal tentang masa lalu. Pengunjung sangat beragam, mulai dari orang tua, pelajar, mahasiswa, hingga anak-anak. Orang-orang di sini memang sangat menghargai sejarah negerinya.

Bagi saya ini merupakan kesempatan kedua kali untuk dapat mengunjungi berbagai museum di kota yang sangat indah ini. Sejak pukul 17.30 saya sudah bersiap-siap mengunjungi museum yang pada tahun sebelumnya belum sempat saya kunjungi.

Pertama: Museum Paul Klee

Museum yan pertama saya kunjungi adalah museum seni yang bernama Museum Paul Klee. Paul Klee merupakan salah satu pelukis handal kebanggaan masyarkat Swiss. Ia adalah pelukis beraliran ekspresionisme, kubisme, dan surealisme. Begitu saya memasuki ruangan, tiba-tiba seorang reporter cilik dan satu orang rekannya mendekati saya dan mewawancarai sebentar. Inilah petikan wawancaranya.

A: „Haben Sie einen Moment Zeit?“ (Apakah Anda punya waktu sebentar?).

B: „Ja, bitte.“ (Ya, silahkan.)

A: „Was ist Ihr Traum?“ (Apakah mimpi Anda?).

B: „Ich würde gerne auf einem anderen Planeten leben.“ (Kalau memungkinkan saya ingin hidup di planet lain.

A: „Warum?“ (Mengapa?)

B: „Weil ich finde, Unser Planet Erde ist schon zu alt.“ (Karena saya menganggap, planet bumi yang kita tinggali sekarang sudah sangat tua.)

Dua anak yang mewawancarai saya untuk radio tersebut tersenyum simpul dan mengucapkan terima kasih. Kedua anak kecil tersebut bekerja dengan mewawancarai para pengunjung museum. Di museum Paul Klee ini, tidak hanya orang dewasa yang dapat menikmati hasil karya sang maestro, akan tetapi anak-anak juga memiliki ruangan khusus untuk dapat berekspresi.

Kedua: Museum Einstein

Albert Einstein yang sangat mendunia dengan teori relativitasnya pernah menghabiskan beberapa lama di kota Bern. Ia juga pernah mengajar di universitas tempat saya kuliah sekrang ini, yaitu di Universitas Bern. Museum yang berlokasi di Kramgasse no. 49 ini memajang berbagai peninggalan Einstein selama tinggal di rumah ini. Einstein tinggal di rumah tersebut mulai tahun 1903 hingga 1905.

Ketiga: Istana Kepresidenan

13006592751407355181Bundesplatz (Foto: Google)

Bundesplatz atau Istana Kepresidenan yang berada tepat di pusat kota ini dibangun dalam kurun waktu 1255 hingga 1260. Bangunan ini juga merupakan salah satu warisan budaya dunia yang sangat dilindungi (UNESCO cultural world heritage). Di sini para pengunjung harus rela antri sebelum dapat memasuki ruangan-ruangan yang sehari-harinya digunakan oleh para pejabat negara, setingkat presiden dan parlemen. Hampir semua sudut dapat masuki. Menurut saya, tempat ini dapat dikategorikan museum karena usia bangunannya yang sudah sangat tua namun masih dapat berfungsi hingga saat ini.

Keempat: Credit Suisse

Negara kecil Swiss sangat dikenal di berbagai belahan bumi ini dengan sistem perbankannya, Salah satunya adalah Credit Suisse. Saya dapat melihat bagaimana berbagai ruangan yang digunakan untuk operasional perbankan secara nyata di sini.

Kelima: Hotel Bellevue

13006593711129336756Foto: Google

Hotel bintang lima ini biasanya hanya disinggahi oleh para kepala pemerintahan yang sedang berkunjung ke Swiss. Hotel ini juga biasa dipilih oleh para anggota parlemen untuk menginap ketika mereka ada pertemuan di Bundesplatz yang letaknya hanya lima menit saja berjalan kaki. Otel bergaya neo-klasik ini dibangun ulang pada tahun 1910. Banyak kepala pemerintahan yang telah singah di tempat ini, seperti Winston Churchill, Mikhail Gorbachev, Jawaharlal Nehru, Queen Elizabeth II, kaisar Akihito, dan masih banyak lagi yang lainnya. Pada malam ini, hotel Bellevue ini menawarkan pameran hidangan makan malam dari abad ke 16. Pengunjung di sini pun sangat banyak dan harus menunggu giliran antri agak lama.

Keenam: Museum Berjalan

Paket agenda Museumsnacht ini dilengkapi pula dengan beragam mobil antik yang dapat dicoba pengunjung. Tepat di pinggir jalan sebelah kiri Hotel Bellevue, kita bisa melihat banyak sekali orang yang ingin merasakan bagaimana menaiki kendaraan masa lalu. Mereka menunggu giliran untuk dapat dibawa mengelilingi pusat kota oleh pemilik kendaraan. Saya pun tidak mau ketinggalan, ingin mencobanya. Mobil yang saya tumpangi adalah mobil Mini Morris 850 keluaran tahun 1961. Pemiliknya sangat ramah dan mempersilahkan saya untuk memasuki mobil tersebut. Saya pun bertanya-tanya tentang mobil tersebut seperti bagaimana mendapatkannya, cara perawatannya, dan hal lainnya. Pemilik mobil tersebut sangat senang sekali dapat memamerkan mobilnya saat itu.

Malam terasa semakin larut. Dari total 40 museum yang dapat dikunjungi di seluruh kota ini, hanya enam yang dapat saya lihat. Keterbatasan waktu memang salah satu faktor utama penyebabnya. Di samping itu, animo masyarakat yang sangat tinggi untuk mengikuti acara ini menjadikan kita harus rela antri atau berdesak-desakan untuk memasuki museum demi museum. Acara hiburan seperti musik dan teater melengkapi ajang tahunan ini dan menambah susasan semakin semarak.

Schreibe einen Kommentar

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s