Bollywood in Switzerwood

Veröffentlicht: Februar 18, 2012 in Lain-lain

Ikon kota Luzern

Selama saya studi di Swiss, saya sering sekali menjumpai wisatawan yang menggunakan „Sari” atau pakaian khas India ketika saya sedang jalan-jalan di tempat-tempat obyek wisata di Swiss. Bagi wisatawan dari India, negeri ini sepertinya sudah menjadi tempat wajib untuk dikunjungi pada saat mereka melancong ke luar negeri. Namun, saya cukup penasaran dengan yang menyebabkan itu semua. Selidik demi selidik, ternyata pengaruh besar dari perfilman India atau yang kita kenal dengan „Bollywood” merupakan salah satu faktornya. Bagaimana tidak, pada film-film Bollywood tersebut banyak pelaku perfilman yang mengambil setting tempat di Swiss. Sebut saja kota Lucerne. Kota yang terletak persis di tengah-tengah negara Swiss ini memang setiap tahunnya selalu menjadi tujuan utama wisatawan dari berbagai belahan dunia. Selain kotanya yang indah dengan danau di tengah-tengah kota, tidak jauh dari sana mereka juga dapat melihat dan merasakan sendiri pegunungan salju abadi seperti Pilatus, Rigi atau Titlis.

Beberapa saat yang lalu, ketika menghantar teman dari Indonesia naik ke Gunung Pilatus, secara tidak sengaja saya melihat proses pembuatan film Bollywood tersebut di kota Lucerne. Saya tidak tahu sama sekali perfilman Bollywood karena bukan penggemar dari film-film Bollywood. Belakangan yang saya tahu adalah ketika di tanah air heboh soal Briptu Norman yang tiba-tiba menjadi selebritis, ketika videonya di upload di youtube dengan lagunya “Caiyya Caiyya” yang merupakan salah satu soundtrack film yang dibintangi oleh aktor kawakan dari India Shahrukh Khan. Selain dari itu, pengetahuan saya tentang film Bollywood nol besar.

Ketika saya tanyakan hal tersebut pada salah satu kawan di kampus yang juga berasal dari India, ia dengan berapi-api menceritakan film tersebut. Nama film tersebut adalah “Saath Nibhaana Saathiya”. Film ini di negara India konon sedang banyak digandrungi para pemirsa televisi. “Saath Nibhaana Saathiya” merupakan sebuah drama serial televisi yang mengudara pada saluran STAR Plus. Episode perdananya tayang pada tanggal 3 Mei 2010 dan berlatar cerita kehidupan dua saudara sepupu dan hubungan mereka dengan ibu mertua masing-masing. Menurut rating pertelevisian di India, serial ini kini selalu menempati peringkat teratas. Serial ini setiap harinya berlangsung selama 45 menit.

1305144494509555419

Berikut ini cuplikan salah satu episode dari serial tersebut yang mengambil latar tempat di kota Lucerne, Swiss.

http://www.youtube.com/watch?v=u2vm3v-hpB4&feature=related
Pada episode tersebut, para penonton diajak melihat-lihat keindahan alam negeri Swiss di atas ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut. Setting tempatnya adalah di pelataran sebuah restoran di Gunung Pilatus yang merupakan salah satu dari rangkaian Pegunungan Alpen.

Schreibe einen Kommentar

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s