Berlin Exkursion (2)

Veröffentlicht: Juni 29, 2010 in Ekskursi

Hari Kedua Tour

Pada hari minggu ini, jalanan agak lengang. Kami menuju ke sebuah tempat yang bernama Neukölln. Di sini banyak sekali terdapat imigran yang berdomisili, mayoritas dari Turki. Materi presentasi temanku tentang „Die Stadt als Linguistic Landscape“ mengajak kami menyusuri sebuah jalan di quartier tersebut dan memperhatikan bahasa yang digunakan pada papan-papan pertokoan, tanda-tanda lalu lintas, informasi dari institusi, iklan pariwisata pada plakat, dan lain-lain. Ternyata memang tidak Bahasa Jerman belaka yang digunakan di sini, melainkan puluhan bahkan mungkin ratusan bahasa lainnya yang bisa kita dapatkan. Ini mengartikan, bahwa kota ini dihuni oleh berbagai bangsa dari seluruh dunia.

Dari sana kami menuju ke sebuah stasiun yang bernama U-Bahnhof Westhafen. Di sini kita dapat melihat tulisan yang tersebar di sepanjang dinding stasiun. Tulisan tersebut berbenang merah tentang Heinrich Heine yang ditulis dalam Bahasa Jerman danBahasa Perancis.

Ende gut, alles gut!

Sebagai penutup aku harus menyajikan makalahku bertema Jenny Holzer „Installation for Reichstag“. Karena aku satu-satunya orang asing dalam kelompok tersebut, maka semua publikum sepertinya sangat penasaran dengan materi yang akan aku sampaikan. Beberapa temanku menyemangatiku sebelum aku tampil. Presentasi berjalan dengan lancar. Tapi ada satu hal yang sangat lucu, karena pada saat aku tampil Jerman melawan Inggris pada perempat final saat itu. Selain itu, tempat aku presentasi di depan gerbang sebelah kanan Reichstag dijaga oleh petugas keamanan. Namun, dari dalam ruangan teman-temanku bisa melihat pertandingan tersebut dari televisi petugas. Spontan profesorku berkata „Kami mendengarkan Anda presentasi, kok, meskipun sambil melihat pertandingan.“

Saat tim Jerman memasukkan bola, maka petugas memberitahukan lewat pengeras suara dari dalam ruangan pada kami „zwei zu null“. Semua tertawa. Mungkin disangkanya kami tidak sedang dalam kuliah lapangan. Materiku dianggap teman-teman sangat menarik dan mereka cukup terpukau dengan performa seorang orang asing dalam menyampaikan presentasi tersebut. Setelah selesai presentasi dan profesorku menutup rangakaian ekskursi, beberapa temanku mengucapkan selamat. Ada yang berkata „Du sprichst aber krass extrem gut Deutsch!“.

Wir feiern die ganze Nacht, die ganze Nacht!

Pertandingan Jerman melawan Inggris masih menyisakan waktu setengah pertandingan lagi. Dari sana, kami kemudia bergegas menuju ke stasiun utama kota Berlin untuk menonton pertandingan. Banyak yang menawarkan nontong bareng. Tapi kami akhirnya memilih sebuah bar yang berada di dalam stasiun. Pada saat kami masuk, Jerman kembali memasukkan gol dan kedudukan menjadi 3:1. Semua orang yang ada di dalam bar berteriak histeris.

Ada satu orang bapak yang belum terlalu tua, aku lihat sangat ekspresif. Dia menyapa kami dan bertanya asal kami. Saat tahu kami dari Swiss, maka ia pun mencoba Schwiizerdütsch yang ia bisa. Di akhir pertandingan yang berkedudukan 4:1, maka semua bertepuk tangan. Kami keluar meninggalkan bar tersebut dan di luar stasiun puluhan ribu orang bisa kita lihat di jalan mengenakan atribut kesebelasan Jerman. Mereka berdatangan dari berbagai tempat nonton bareng di seluruh kota menuju ke Brandenburger Tor untuk merayakan kemenangan Jerman tersebut.

Schreibe einen Kommentar

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s