Karl Bühler (1879-1963)

Veröffentlicht: Mai 15, 2010 in Studi

Karl Bühler adalah seorang psikolog, ahli kebahasaan, dan psikolinguis asal Jerman. Pada tahun 1899, ia memulai studinya di Universitas Freiburg mengambil jurusan kedokteran dan pada tahun 1903 ia mendapatkan promosi doktornya. Namun, pada tahun 1934 ia menerbitkan bukunya mengenai Teori Kebahasaan. Bukunya tidak terlalu dijadikan acuan di masyarakat kala itu. Barulah pada tahun 1960-an, Karya Bühler „Die Darstellungsfunktion der Spracheatau fungsi representasi bahasa menjadi salah satu buku rujukan untuk bidang bahasa.

Dalam karyanya itu, Bühler menggabungkan teori kebahasaan dengan metode filsafat, linguistik, dan ilmu komunikasi. Dalam bidang kebahasaan, teori Bühler yang berasal dari tahun 1934 tersebut dianggap sebagai salah satu karya klassik. Oleh karenanya, ia disejajarkan dengan Ferdinand de Saussure, Roman Jakobson, dan Noam Chomsky sebagai ahli bahasa terpenting di abad ke-20.

Hampir dalam waktu yang bersamaan seperti halnya Wittgenstein, ia mengembangkan teori tindakan dalam berbahasa. Ia memandang bahasa tidak hanya sebagai „alat“ berkomunikasi. „Organon-Model“ yang ia kemukakan kemudian sangat dikenal di kalangan orang-orang bahasa. Ide model tersebut ia ambil dari pernyataan Plato mengenai „Bahasa sebagai Organon (amedium)“. Tiga komponen dalam berkomunikasi pada organon model yang dikemukakan oleh Bühler, yaitu berfungsi sebagai „ungkapan, perintah, dan representasi“ (Ausdrucks-, Appell- und Darstellungsfunktion). Berbicara menurutnya adalah sebuah tindakan, sementara sebuah teks tidak lain adalah produk dari tindakan sebuah situasi tertentu.

Inovoasi yang diajukan Bühler untuk bidang bahasa ini adalah analisanya tentang „ich-jetzt-hier-Origo“ atau barangkali kita kenal juga dalam bidang psikologi dengan „das Es, das Ich, das Über Ich“. Makna „hier“ (di sini) berarti berorientasi pada sesuatu di sekitar pembicara. Sedangkan „ich“ (saya) menjelaskan mengenai pembicara itu sendiri dan „Jetzt“ (sekarang) mengacu pada waktu pembicaraan tersebut dilangsungkan. Beberapa teori yang mengacu pada model ini antara lain, Konrad Ehlich dengan karyanya „Funktionale Pragmatik“ atau Pragmatik Funsional, dan Tata Bahasa Jerman „Grammatik der deutschen Sprache“ yang ditulis oleh Zifonun/Hoffmann/Strecker pada tahun 1997.

Filsafat dan Teori Bahasa menurut Bühler

Teori filsafat kebahasaan yang dikembangkannya berpatokan pada pendekatan-pendekatan yang sudah terlebih dahulu dikemukakan oleh Plato, John Stuart Mill ataupun Husserl. Percobaan yang ia lakukan terhadap binatang juga menjadi landasan untuk teori kebahasaannya pada manusia.

Seperti dijelaskan di awal, Karl Bühler merancang model yang kita kenal dengan istilah organon model. Di dalam bahasa Yunani, organon berfungsi sebagai alat untuk menginformasikan sesuatu dari seseorang kepada orang yang lainnya. Bühler menyebut adanya tiga buah komponen pada saat terjadinya komunikasi, yaitu pengirim, penerima, serta informasi (Sender, Empfänger, „Mitteilung“). Sebagai komponen keempat, ia menyebutnya dengan fenomena akustik (akustisches Phänomen). Yang dimaksud dengan fenomena akustik di sini adalah mengenai pengaruhnya terhadap situasi komunikasi serta kontribusinya terhadap pemahaman dalam berkomunikasi tersebut. Ada tiga fungsi yang dimiliki oleh bahasa yang diucapkan oleh pengirim pesan, yakni sebagai: simbol, simptom, dan sinyal. Bahasa berfungsi sebagai simbol melalui benda-benda serta situasi yang diacunya. Sementara simptom dapat kita artikan sebagai usaha dari si pengirim pesan melalui pemikiran dan ungkapannya. Terakhir, sinyal bisa dipahami sebagai bentuk bahasa yang disampaikan pada penerima pesan sebagai perintah (Appell). Oleh karenanya, Bühler menyebut tiga komponen dalam berkomunikasi pada manusia, yaitu „ungkapan, perintah, dan representasi“ (Ausdrucks-, Appell- und Darstellungsfunktion).

Foto:
Kommentare
  1. Anonymous sagt:

    terimaksih atas tulisannya, membantu banget🙂

Schreibe einen Kommentar

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s