Rangkaian Bencana Spektakuler di Dunia Tahun 2010

Veröffentlicht: April 19, 2010 in Lain-lain

Pada tanggal 21 Maret 2010 gunung merapi Eyjafjallajökull yang terletak di negara Islandia menyemburkan gletser. Ini merupakan letusan pertama dalam sepuluh tahun terakhir. Seketika itu pula pemerintah setempat langsung mengevakuasi sekitar 700 penduduk sekitarnya. Dua abad sebelumnya, tepatnya pada tahun 1823, gunung tertinggi kelima di negara Islandia ini meletus.

Tepatnya di hari sabtu yang lalu beberapa minggu setelah gunung meletus, penerbangan di hampir semua negara Eropa menjadi terganggu. Gangguan datang dari hujan abu tebal yang terbawa oleh angin hingga ribuan kilometer jauhnya. Banyak bandara di berbagai negara harus ditutup akibat hujan abu tersebut, mulai dari Inggris, Irlandia, Swedia, Denmark, Norwegia, Prancis, Belanda, Belgia, Luxemburg, Jerman, Swiss, hingga Austria. Sekitar 5000 penerbangan ke berbagai negara tujuan terpaksa harus dibatalkan. Ini mengakibatkan kepanikan luar biasa untuk negara-negara Eropa setelah serangan gedung World Trade Center (WTC) di Amerika Serikat (AS) atau yang biasa kita kenal dengan serangan 9/11 tahun 2001 yang silam. Akibatnya tidak hanya dialami oleh penumpang pesawat biasa yang harus menunggu tanpa kepastian jadwal keberangakatan pesawatnya, tetapi juga harus ditanggung oleh orang-orang penting dunia. Menteri luar negeri Norwegia seperti contohnya, ia terpaksa harus mendarat di Madrid, Spanyol, pada saat kembali dari pertemuan tokoh-tokoh politik dunia di AS. Padahal jarak dari kota Madrid ke Oslo di Norwegia ini sekitar 3000 kilometer. Begitu pula halnya dengan kanselir Jerman Angela Merkel yang harus mendarat di ibukota Portugal, Lisabon, karena peristiwa ini.

Penerbangan Eropa tampaknya sangat hati-hati betul dalam penanganan hal ini. Itu dapat dimaklumi karena seminggu sebelumnya, tepatnya pada tanggal 10 April 2010, pesawat kepresidenan yang membawa Presiden Polandia serta istri dan beberapa menteri serta 132 penumpang keseluruhan mengalami kecelakaan. Tidak ada korban selamat dalam peristiwa nahas tersebut. Presiden serta beberapa menteri Polandia yang memakai pesawat berjenis Tupolev Tu-154 ini sebetulnya akan menuju Rusia guna menghadiri undangan pemerintah Rusia untuk memperingati tahun ke 70 pembantaian Katyn, dimana ribuan warga Polandia dibunuh oleh pasukan Uni Soviet saat Perang Dunia II. Kecelakaan bisa dihindari apabila pesawat tidak mendarat di bandara Smolensk yang ketika itu tertutup kabut tebal.  Namun, anjuran dari pengendali lalu lintas udara kepada pilot untuk mendarat di bandara lain tersebut tidak dihiraukan.

Tidak kalah mengerikan adalah ketika kita mendapatkan berita seputar gempa bumi yang sangat dahsyat seperti di Haiti pada tanggal 12 Januari 2010 lalu. Gempa berkekuatan 7 skala richter ini mengguncang Haiti hingga menyebabkan ribuan korban jiwa serta kerusakan bangunan seperti Istana Presiden Haiti, Gedung Parlemen Haiti, Katedral Port-au-Prince, dan sebuah rumah sakit. Kerusakan infrastruktur diperkirakan melebihi tsunami yang menghancurkan Aceh tahun 2004 lalu.Sebulan kemudian pada tanggal 27 Februari 2010, gempa serupa yang berkekuatan lebih besar yaitu 8,8 skala richter menimpa negara Chili. Akibatnya tsunami menghantam kepulauan yang terletak di Pasifik. Terakhir, gempa juga merambah ke negara tirai bambu Cina. Gempa ini terjadi di provinsi Qinghai pada tanggal 13 April 2010.

Schreibe einen Kommentar

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s