April mop (Aprilscherz)

Veröffentlicht: April 1, 2010 in Lain-lain

1 April sering diidentikkan orang dengan April mop atau di dalam bahasa Jerman disebut dengan istilah Aprilscherz.  Pada hari itu, orang dianggap boleh berbohong atau memberi lelucon kepada orang lain tanpa dianggap bersalah. Hari ini ditandai dengan tipu-menipu dan lelucon lainnya terhadap, teman, keluarga bahkan tetangga dengan tujuan mempermalukan mereka-mereka yang mudah ditipu. Di beberapa negara seperti di Inggris dan Australia serta Afrika Selatan , lelucon hanya boleh dilakukan sampai siang atau sebelum siang hari (dikutip dari wikipedia). Di negara kita yang terkenal dengan budaya latah, hari ini juga biasanya dijadikan ajang untuk memberi kejutan pada orang lain khususnya di kalangan remaja.

Suatu hari ketika aku kuliah di tingkat dua, aku dan teman-temanku seperti biasa selepas kuliah pada siang hari sebelum masuk perkuliahan berikutnya pergi ke mesjid di kampus. Di sana kami sholat dzuhur terlebih dahulu, baru makan siang. Aku dan teman-temanku buru-buru mengikuti sholat berjamaah yang sudah memasuki raka´at pertama. Karena tergesa-gesa aku tanpa berpikir macam-macam menyimpan tas di bagian paling belakang mesjid. Mesjid memang selalu dipenuhi jamaah saat memasuki sholat dzuhur. Selesai sholat berjamaah, aku hendak mengambil tas tersebut. Namun, apa yang terjadi? Tas yang berisi peralatan tulis, buku-buku bahasa Jerman yang pagi hari sebelumnya aku pinjam dari perpustakaan Goethe Institut Bandung, serta dua buah video film berbahasa Jerman dalam bentuk VHS, semuanya raib entah ke mana.

Setelah aku ke luar mesjid dan mengatakan hal ini pada temanku, aku masih menganggap kalau ini mungkin ada kaitannya dengan April mop. Kebetulan hari itu memang tanggal 1 April. Biasanya memang aku dan teman-temanku sering berbuat hal-hal demikian. Misalnya sepatu salah satu teman kami sembunyikan, sehingga teman tersebut harus mencari-carinya. Atau berbagai barang lainnya. Hari hampir menjelang petang dan aku masih belum menemukan juga. Aku paksa teman-temanku untuk mengaku dan mengembalikan tas tersebut. Tapi tidak satupun yang mengaku. Aku pulang ke rumah tanpa membawa tas. Esok harinya tas tersebut masih belum ada yang mengembalikan juga. Aku sekarang jadi begitu resah dibuatnya dan percaya kalau teman-temanku tidak mungkin melakukannya. Kejadian sebelumnya di mesjid ini juga adalah, ketika salah satu temanku kehilangan handphone yang disimpan di dalam tasnya. Aku sekarang semakin yakin, mungkin ada orang berpura-pura sholat tapi sebetulnya hanya ingin mencuri barang-barang berharga saja. Kejadian hilang sandal atau sepatu sudah lazim. Akupun pernah kehilangan juga. Yang aku khawatirkan adalah buku serta video pinjaman dari perpustakaan. Apa yang harus aku katakan nanti pada perpustakaan?

Hari ini bertepatan dengan tanggal 1 April, akupun kembali dikejutkan dengan suatu hal. Beberapa hari ini cuaca kembali berubah menjadi dingin seperti winter yang sebetulnya telah berlalu. Angin berhembus dengan kencang dibarengi dengan gerimis sepanjang hari. Suhu udara kembali drop. Pagi hari sekitar pukul 03.30 ketika aku pergi ke toilet melihat dari balik jendela hujan sepertinya cukup deras. Pagi hari setelah aku buka jendela kamarku, ternyata hujan deras yang aku perkirakan tadi adalah sesungguhnya hujan salju, karena aku lihat di luar salju kembali menyelimuti jalan dan mobil-mobil yang terparkir serta ranting pepohonan. Aku jadi ingat pepatah yang mengatakan „April, der macht, was er will“ (Bulan April bisa berbuat sesuka hatinya). Artinya, di bulan ini bisa hujan, cerah, mendung bahkan bersalju. Bulan ini seolah-olah seperti memiliki empat musim sekaligus. Itu semata-mata kehendak Tuhan. Jika ia menghendaki sesuatu, maka apapun bisa terjadi.

Schreibe einen Kommentar

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s