2 Jam di Negeri Impian

Veröffentlicht: November 26, 2009 in Ekskursi

Hampir setiap hari selepas kuliah terutama di awal-awal semester aku biasanya pergi ke Perpustakaan Goethe Institut Bandung. Di sana biasanya aku membaca buku, majalah, atau melihat siaran televisi Jerman dan masih banyak lagi yang bisa aku lakukan. Sering aku meminjam CD musik-musik klasik, karena aku sangat menyukai musik ini. Di rumah musik tersebut biasanya menemaniku pada saat aku mengerjakan tugas-tugas kuliah atau ketika aku bersantai.

Suatu hari, pada saat aku mendengarkan musik dari Johann Sebastian Bach, salah seorang teman baikku menulis pesan pendek dan bertanya tentang apa yang sedang aku lakukan. Aku menjawab, bahwa ketika itu aku sedang mendengarkan musik klasik dan bermimpi suatu ketika aku bisa berada di tengah-tengah pagelaran musik tersebut di Eropa.

Dan tibalah hari tersebut. Cultur-Casino pada pukul 19.30 telah dipenuhi oleh penonton. Kebanyakan adalah orang-orang tua. Tetapi banyak juga orang-orang dewasa. Malam hari ini ada pertunjukkan dari Uni-Orchester Bern. Para pemainnya adalah mahasiswa dari Uni Bern. Ada sekitar 60 pemain anggota orkestra tersebut. Malam hari ini, mereka memainkan 4 buah lagu dari komponis berbeda. Mulai dari J. S. Bach, Tschalikowsky, Kodali, hingga J. Brahms.

Setiap lagu mereka bawakan secara apik dengan durasi waktu antara 20-30 menit. Penonton sangat terpukau dengan alunan nada yang dimainkan. Terlebih ketika sahut-sahutan antara flut dengan cello. Di saat yang lain, dentingan harpa yang begitu indah membuatku merasa berada di negeri dongeng.

Aku mengambil tempat tepat di atas balkon VVIP membelakangi para pemain. Di bagian ini aku merasa seperti seorang raja. Sementara para pemain orkestra tersebut mempersembahkan alunan nada yang indah untuk rajanya dan semua rakyat duduk menghadapku.

Tidak terasa pertunjukkan telah berlangsung selama dua jam. Semuanya betul-betul tertata dengan rapi. Ada satu yang sangat menggangguku pada saat acara tersebut berlangsung, yaitu perutku minta diisi. Maka aku terbangun dari mimpiku menjadi raja di negeri impian tersebut dan kembali ke rumah.

Sungguh konser musik yang sangat berkelas.

Schreibe einen Kommentar

Trage deine Daten unten ein oder klicke ein Icon um dich einzuloggen:

WordPress.com-Logo

Du kommentierst mit Deinem WordPress.com-Konto. Abmelden / Ändern )

Twitter-Bild

Du kommentierst mit Deinem Twitter-Konto. Abmelden / Ändern )

Facebook-Foto

Du kommentierst mit Deinem Facebook-Konto. Abmelden / Ändern )

Google+ Foto

Du kommentierst mit Deinem Google+-Konto. Abmelden / Ändern )

Verbinde mit %s